;

PEMANIS PASAR JELANG LEBARAN

Ekonomi Hairul Rizal 11 Apr 2023 Bisnis Indonesia (H)
PEMANIS PASAR JELANG LEBARAN

Kabar baik bagi investor. Pasar modal bakal bertabur dividen menjelang Hari Raya Idulfitri. Hal itu pun menjadi pemanis di tengah tingginya volatilitas pasar. Tak pelak, emiten dengan dividend yield tinggi pun kian menarik untuk dilirik. Setidaknya tujuh emiten bakal mengucurkan total dividen sekitar Rp96,78 triliun kepada para pemegang sahamnya. Dividen jumbo dialirkan oleh empat emiten bank kelas kakap, yakni PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) sebesar Rp20,95 triliun, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) Rp24,7 triliun, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) Rp7,32 triliun, dan yang terbesar PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) senilai Rp34,89 triliun. Bagian dari laba bersih bank itu bakal masuk ke kantong investor pada pekan ini atau bertepatan dengan periode pembagian tunjangan hari raya (THR). PT Indo Tambangraya Megah Tbk. (ITMG) yang dikenal sebagai emiten tambang batu bara yang royal menebar dividen, juga berencana mengalirkan US$474,63 juta atau setara dengan Rp7,07 triliun dividen tunai kepada para pemegang sahamnya.   

Setali tiga uang, produsen produk susu dan yoghurt Cimory, PT Cisarua Moutain Dairy Tbk. (CMRY) berencana membagikan dividen tunai sebesar 52,37% dari laba bersih tahun 2022 yang tercatat sebesar Rp1,06 triliun. Direktur Keuangan Cisarua Mountain Dairy Bharat Joshi mengatakan dividen tunai akan dibagikan sebesar Rp70 per saham. Menurutnya, RUPST menyetujui pembagian dividen tunai senilai Rp555,4 miliar yang akan didistribusikan kepada pemilik saham pada 26 April 2023. Langkah maju ditempuh oleh dua emiten Grup Astra yang mengusulkan dividen jumbo saat merilis kinerja keuangan 2022. Dividen final yang diusulkan dalam RUPST PT Astra International Tbk. (ASII) pada 19 April 2023 nanti, sebesar Rp552 per saham. Presiden Direktur Astra International Djony Bunarto Tjondro mengatakan usulan dividen final tersebut didasarkan atas tingginya harga batu bara pada 2022 yang belum pernah terjadi sebelumnya. Akibatnya, anak perusahaan ASII, PT United Tractors Tbk. (UNTR) mengusulkan pembagian dividen final lebih tinggi, yakni Rp6.185 per saham.

Tags :
#Dividen
Download Aplikasi Labirin :