Teknologi Menggerus Duit Miliarder
Kehidupan mewah dan glamor berakhir bagi banyak orang kaya di dunia. Tahun kedua berturut-turut, jumlah miliarder di seluruh dunia menurun dari 2.668 pada tahun 2022 menjadi 2.640 tahun ini. Total kekayaan para miliarder dunia itu juga turun sebesar US$ 500 miliar menjadi US$12,2 triliun. Ekonomi dunia lesu akibat resesi dan inflasi tinggi.
Hampir separuh miliarder di planet ini lebih "miskin" daripada setahun sebelumnya. Sebanyak 254 orang telah kehilangan status miliarder mereka. Salah satunya Sam Bankman Fried, pendiri pertukaran mata uang kripto FTX yang menyebabkan limbung industri kripto akibat tuduhan fraud yang telah merugikan ribuan investor hingga miliaran dollar Amerika Serikat (AS).
Sementara peraih keuntungan terbesar selama 12 bulan terakhir di dalamnya ada peritel Spanyol Amancio Ortega dengan kekayaan yang bertambah US$ 17,7 miliar. Bos e-commerce Pinduoduo China Colin Zheng Huang dengan kekayaan yang bertambah US$ 18,9 miliar. Juga taipan batubara asal Indonesia, pemilik Bayan Resources, Low Tuck Kwong dengan kekayaan yang naik US$ 21,8 miliar.
Namun tidak ada yang memiliki tahun yang lebih baik daripada Bernard Arnault. Bos LVMH yang memiliki merek barang mewah seperti Louis Vuitton, Christian Dior, dan Tiffany. Ia, di tahun ini pertama kali menduduki peringkat nomor wahid dalam daftar miliarder dunia.
Tags :
#UmumPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023