Merger Telkomsel dan Indihome Kian Terang
Rencana PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) untuk menggabungkan entitas usahanya, yakni PT Telekomunikasi Seluler (Telkomsel) dengan Indihome terus bergulir. Aksi korporasi ini diharapkan bisa tuntas pada Mei 2023 mendatang.
"Kami sedang negosiasi, mungkin minggu-minggu ini kami akan finalisasi bersama dengan Telkomsel dan Singtel," ujar Wakil Menteri BUMN II Kartika Wirjoatmodjo, usai Rapat Kerja dengan DPR Komisi VI, Senin (3/4).
Pria yang akrab dipanggil Tiko ini mengatakan, dalam merger kedua perusahaan tersebut, Indihome akan dikeluarkan dari bagian TLKM. Lalu, sahamnya akan di-
inbreng
ke Telkomsel. Aksi ini berpotensi menggerus porsi kepemilikan saham Singapore Telecom Mobile Pte Ltd atau Singtel di Telkomsel.
Namun, Tiko belum menyebutkan berapa besar saham Singtel yang akan terdilusi dalam aksi korporasi ini. Kementerian BUMN maupun TLKM belum mendapatkan kepastian terkait valuasi dan risiko pengurangan kepemilikan Singtel.
Di kesempatan yang sama, Direktur Utama TLKM Ririek Adriansyah mengatakan, dengan aksi
fixed mobile convergence
(FMC) ini, TLKM bisa mendorong efisiensi dan meningkatkan EBITDA.
"FMC ini dapat meningkatkan EBITDA sebesar Rp 5 triliun hingga Rp 6 triliun setiap tahun mulai dari 2027," ujarnya.
Sebelumnya, Staf Khusus Menteri BUMN III Arya Sinulingga mengatakan, FMC bakal meningkatkan pendapatan TLKM. Menurutnya, dengan penggabungan ini, biaya pemasaran bisa terpangkas ,sekaligus memberikan keuntungan bagi konsumen dan mendapatkan paket gabungan.
Tags :
#SahamPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023