Kerja sama Budaya Perkuat Kerja Sama Ekonomi RI-RRT
Peningkatan kerjasama di bidang kebudayaan antara Indonesia dan Tiongkok (RRT) bakal memperkuat kerja sama di bidang ekonomi. Jauh sebelum Belanda menjajah Indonesia dan AS mengenal penduduk yang mendiami wilayah nusantara, berbagai etnis di Indonesia sudah menjalin kerjasama dengan Tiongkok. Hubungan antar manusia akan mempermudah kerja sama di bidang ekonomi. Demikian pandangan Ketua Kadin Indonesia Komite Tiongkok (KIKT) Garibaldi (Boy) Thohir, Menteri BUMN Eric Thohir, Menteri Investasi Bahlil Lahadalia dan Wakil Ketua Kadin Indonesia Bidang Maritim, Investasi dan Hubungan Luar Negeri Shinta Kamdani pada acara peresmian Kantor KIKT di Gedung Agung Sedayu, Pantai Indah Kapuk, Jakbar, Senin (27/3)
Erick yakin dengan saling mengenal lebih dalam melalui jalur kebudayaan, hubungan RI - Tiongkok akan menghasilkan manfaat ekonomi yang seimbang. Bahlil lahadalia menjelaskan, disaat ekonomi global tidak menentu, kita dituntut bersilaturahmi dan dan berbagi informasi. Kementerian Investasi sudah membuka kantor perwakilan di Beijing untuk memfasilitasi investor Tiongkok. "Jadi setengah nyawa pemerintah sudah ada di KIKT, kedua, ini tahun berat karena target investasi Rp 1.400 triliun sehingga kita perlu saling support, sekalipun pemilu 2024 masih membingungkan kondisi ke depan. Tetapi ekonomi harus tumbuh baik sehingga stabilitas harus kita jaga bersama, " Kata Bahlil (Yoga)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023