BI: Nilai Kumulatif Capital Inflow Capai Rp 41,89 Triliun
JAKARTA, ID-Bank Indonesia (BI) mencatat, secara kumulatif sejak 1 januari hingga 21 Maret 2023, aliran modal asing masuk bersih di pasar surat berharga negara (SBN) sebesar Rp 14,98 triliun dan pasar saham sebesar Rp1,07 triliun. BI juga terus mengoptimalkan strategi bauran kebijakan untuk menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan guna mendukung pemulihan ekonomi. "Selama tahun 2023, berdasarkan data setlemen sampai dengan 21 Maret 2023, non residen beli neto Rp41,98 triliun di pasar SBN dan beli neto Rp 1.07 triliun di pasar," jelas kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono dalam pernyataan resmi yang diterima pada Minggu (26/3/2023). Sementara itu, imbal hasil atau yield SBN Indonesia tenor 10 tahun stabil di level 6,88%. Level yield surat utang Indonesia tersebut lebih menarik dan jauh dari yeild surat utang Amerika Serikat atau UST Treasure Note tenor 10 tahun lalu yang turun ke level 3,427%. "BI terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah dan otoritas terkait, serta mengoptimalkan strategi bauran kebijakan untuk menjaga stabilitas maskroekonomi dan sistem keuangan guna mendukung ekonomi lebih lanjut," kata Erwin. (Yetede)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023