Trimegah Bangun Persada Pertimbangkan Harga IPO Rp 1.250
JAKARTA, ID entitas nikel Harita Group, PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) atau TBP mempertimbangkan penetapan harga penawaran umum perdana (initial publik Offering/IPO) di harga kisaran tertinggi) kisaran tertinggi Rp 1.250. Pertimbangannya, pemesanan IPO perseroan mengalami kelebihan permintaan (oversubscribed). Dilansir dari Bloomberg, Trimegah Bangun Persada condong ke harga IPO Rp 1.250 per saham. Saat ini, diskusi masih terus berlangsung dan belum ada keputusan akhir yang dibuat. Perwakilan dari perusahaan menolak berkomentar sebagaimana diberitakan Bloomberg. Harita mengoperasikan pabrik peleburan asam bertekanan tinggi pertama di pulau Obi di Maluku Utara, menurut situs web-nya. Proses HPAL, mengubah bijih berkadar rendah lokal menjadi endapan hidroksida campuran, suatu bentuk nikel yang dapat diproses lebih lanjut untuk membuat baterai. Fasilitas HPAL memiliki kapasitas produksi 55.000 ton per tahun. Tahun depan, pabrik baru akan menggandakan produksinya menjadi 120.000 ton. (Yetede)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023