Strategi Emiten Teknologi Kejar Profitabilitas
Emiten teknologi dan
e-commerce
masih tertekan kenaikan suku bunga. Karena itu, emiten sektor ini semakin fokus pada efisiensi bisnis dan memperkuat kas untuk mengejar profitabilitas.
PT Global Digital Niaga Tbk atau Blibli misalnya, berencana memperkokoh strategi
omnichannel
untuk mengejar profitabilitas. Sehingga, emiten berkode BELI ini dapat memangkas beban yang dikeluarkan.
Vice President Public Relations
BELI Yolanda Nainggolan mengatakan, strategi
omnichannel
Blibli dengan kehadiran toko fisik, dapat meningkatkan kesadaran masyarakat atas produk ekosistem Blibli.
Yolanda mengatakan, sinergi dari ekosistem BELI, yakni Tiket.com, Blibli dan Ranch Market, juga dapat memenuhi hampir 90% kebutuhan konsumen. Ini dapat memangkas biaya BELI dalam melakukan akuisisi pelanggan. "Strategi ini mampu menciptakan retensi pelanggan yang lebih tinggi dan pada akhirnya mengurangi biaya akuisisi pelanggan," jelas Yolanda.
Strategi lain yang dilakukan BELI untuk mengejar profitabilitas adalah memperkuat infrastruktur, inovasi layanan serta model bisnis yang terus menyesuaikan perubahan. Sebagai gambaran, entitas Grup Djarum ini mencatatkan
total processing value
(TPV) sebesar Rp 40,6 triliun hingga akhir kuartal III-2022. Capaian tersebut lebih tinggi 105% dibandingkan Rp 19,8 triliun setahun sebelumnya.
Direktur Keuangan Grup GOTO Jacky Lo meyakini GOTO dapat mencapai arus kas operasional positif. Per akhir kuartal IV-2022, posisi kas GOTO mencapai Rp 29 triliun. GOTO juga memiliki fasilitas kredit sebesar Rp 4,65 triliun, dan baru digunakan Rp 1,5 triliun.
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023