;

Likuiditas Perekonomian Bakal Lebih Tinggi

Ekonomi Hairul Rizal 25 Mar 2023 Kontan
Likuiditas Perekonomian Bakal Lebih Tinggi

Ramadan dan Idul Fitri bakal meningkatkan aktivitas masyarakat sekaligus perekonomian tahun ini. Sebab itu, likuiditas perekonomian pada periode tersebut pun bakal lebih tinggi. Kepala Ekonom Bank Central Asia (BCA) David Sumual optimistis, uang beredar (M2) pada periode Ramadan dan Lebaran tahun ini berpotensi tumbuh dua digit. "Menjelang atau pada saat Idul Fitri, M2 diperkirakan tumbuh double digit, atau bisa lebih dari 10% yoy," tutur David kepada KONTAN, Jumat (24/3). Angka tersebut meningkat dari pertumbuhan pada bulan Januari 2023 maupun Februari 2023, yang masing-masing tercatat sebesar 8,2% yoy dan 7,9% yoy. Lebih tingginya pertumbuhan uang beredar, menunjukkan aktivitas konsumsi maupun transaksi dari masyarakat yang meningkat. Tak hanya itu, adanya momentum pemilihan umum (pemilu) yang dimulai pada Februari 2024 akan mendongkrak peningkatan uang beredar. Hitungan David, menjelang pemilu dan pada saat tahun pemilu akan mendorong peningkatan uang beredar sebesar 15% dibanding periode pemilu sebelumnya. Selain karena pemilu pada tahun 2024 dilakukan serentak sehingga belanja kampanye membengkak, ini juga sehubungan dengan inflasi yang naik. Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede menghitung, M2 pada Ramadan dan Idul Fitri tahun ini, berpotensi mencapai Rp 8.573 triliun. "Artinya, ada tambahan sekitar Rp 243 triliun pada momentum Ramadan dan Lebaran tahun ini, lebih tinggi dari tahun 2022 yang tercatat Rp 221 triliun," kata Josua. Bank Indonesia (BI) mencatat, likuiditas perekonomian yang ditandai oleh uang beredar (M2) pada bulan Februari 2023 mencapai Rp 8.300 triliun. Angka tersebut naik tipis 0,34% dibanding bulan sebelumnya. Angka tersebut juga tumbuh 7,9% year on year (yoy), melambat dibanding pertumbuhan pada bulan Januari 2023 yang mencapai 8,2% secara tahunan.

Tags :
#Rupiah #Makro
Download Aplikasi Labirin :