Lebaran Energi Baru Bisnis Pembiayaan Mobil
Euforia mudik Lebaran 2023 sepertinya bakal lebih semarak. Kemeriahan itu setelah tiga tahun terhalang pandemi.
Kementerian Perhubungan memperkirakan, potensi pergerakan masyarakat di masa mudik Lebaran tahun ini mencapai 123,8 juta orang. Meningkat sekitar 14,2% dibandingkan tahun sebelumnya, yang hanya 85,5 juta. Dari jumlah pergerakan manusia itu, diperkirakan ada sekitar 27,32 juta orang atau 22,7% menggunakan moda transportasi kendaraan roda empat.
Prediksi itu sudah terasa di industri multifinance. Mereka merasakan terjadinya kenaikan permintaan pembiayaan mobil bekas maupun baru menjelang Lebaran kali ini.
Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mulai dari November tahun lalu hingga Januari kemarin memperlihatkan, terjadi kenaikan pembiayaan dari mobil baru hingga kendaraan bekas.
Melihat tren ini, kemungkinan besar di Februari hingga April kembali terjadi lonjakan pembiayaan baru. "Bulan puasa ini mungkin ada kenaikan sampai dua pekan awal di April," ujar Ketua Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI), Suwandi Wiratno, Kamis (23/3).
Ia menyebutkan jumlah kredit mobil baru di Ramadan tahun ini juga bisa lebih baik dibandingkan tahun lalu. Apalagi didukung oleh ketersedian stok yang sempat menjadi masalah di tahun lalu.
Direktur Keuangan PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (Adira Finance), Sylvanus Gani menyebutkan, biasanya banyak keluarga tertarik membeli mobil untuk mudik. Terutama mereka memiliki amunisi dana tambahan dari Tunjangan Hari Raya (THR).
Di Adira Finance, penyaluran kredit sudah mulai terlihat ramai di dua bulan pertama tahun ini. Rata-rata per bulan, Adira Finance telah menyalurkan sekitar Rp 3,3 triliun hingga Rp 3,4 triliun.
Tags :
#PembiayaanPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023