Dunia Meredam Dampak Negatif SVB
JAKARTA, ID - Otoritas perbankan dan moneter di seluruh dunia berupaya menenangkan pasar dan meyakinkan para investor bahwa bank-bank dalam yurisdiksi mereka memiliki permodalan yang memadai. Langkah itu ditempuh agar kasus kebangkrutan Silicon Valley Bank (SVB), Silvergate Bank, dan Signature Bank di Amerika Serikat (AS), serta kasus kekeringan likuiditas yang dialami Credit Suisse tidak meluas dan menjelma menjadi krisis finansial global. Kasus kebangkrutan bank di AS dan Swiss bakal memaksa Bank Sentral AS, The Fed, berbalik arah. The Fed kemungkinan tidak akan terburu-buru menaikkan Fed funds rate (FFR) pada Federal Open Market Committee (FOMC) meeting, 21-22 Maret mendatang. Meski demikian, tekanan yang dialami pasar saham global akibat kasus kebangkrutan bank di AS mulai reda. Sementara itu, Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo menegaskan, ketahanan stabilitas sistem keuangan nasional sangat kuat sehingga tidak akan terdampak oleh penutupan tiga bank di AS, yakni Silicon Valley Bank (SVB), Silvergate Bank, dan Signature Bank. (Yetede)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023