;

Riset Industri, Tekfin Topang Ekonomi

Ekonomi B. Wiyono 29 Jan 2020 Bisnis Indonesiam 25 September 2019
Riset Industri, Tekfin Topang Ekonomi

Hampir 3 tahun sejak pertama kali muncul, industri teknologi finansial atau tekfin peer to peer (P2P) lending mencatatkan kontribusi hingga Rp60 triliun terhadap produk domestik bruto (PDB) dan mendorong roda perekonomian nasional. Menurut hasil riset bersama yang dilakukan oleh Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) dan Institute for Development of Economics and Finance (Indef) pada 2019, kehadiran industri tekfin lending mencatatkan pengaruh positif terhadap perekonomian, baik secara langsung maupun tidak langsung. Dari riset tersebut terdapat tiga sorotan utama terkait dengan pengaruh industri tekfin. Pertama, yakni kontribusi terhadap PDB yang mencapai Rp60 triliun atau berkisar US$4,5 miliar per Juni 2019.  Hal kedua yang menjadi sorotan yakni kontribusi tekfi n lending terhadap upaya pemenuhan lapangan pekerjaan. Berdasarkan hasil riset, kehadiran tekfin P2P lending telah mendorong tumbuhnya 332.000 lapangan pekerjaan. Ketiga, layanan tekfin P2P lending pun dinilai turut berkontribusi mendorong pengentasan kemiskinan. Kehadiran industri yang dipacu oleh perkembangan teknologi ini dinilai telah membantu sekitar 177.000 orang keluar dari garis kemiskinan.

Download Aplikasi Labirin :