Riset Industri, Tekfin Topang Ekonomi
Hampir 3 tahun sejak pertama kali
muncul, industri teknologi finansial atau tekfin peer to peer
(P2P) lending mencatatkan kontribusi hingga Rp60 triliun
terhadap produk domestik bruto (PDB) dan mendorong
roda perekonomian nasional.
Menurut hasil riset
bersama yang
dilakukan oleh Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) dan
Institute for Development of Economics
and Finance (Indef)
pada 2019, kehadiran industri
tekfin lending mencatatkan pengaruh
positif terhadap perekonomian, baik
secara langsung maupun tidak langsung. Dari riset tersebut terdapat tiga
sorotan utama terkait dengan pengaruh
industri tekfin.
Pertama, yakni kontribusi terhadap
PDB yang mencapai Rp60 triliun atau
berkisar US$4,5 miliar per Juni 2019.
Hal kedua yang menjadi sorotan
yakni kontribusi tekfi n lending terhadap
upaya pemenuhan lapangan pekerjaan. Berdasarkan hasil riset, kehadiran
tekfin P2P lending telah mendorong
tumbuhnya 332.000 lapangan pekerjaan. Ketiga, layanan tekfin P2P lending pun dinilai turut berkontribusi
mendorong pengentasan kemiskinan.
Kehadiran industri yang dipacu oleh
perkembangan teknologi ini dinilai
telah membantu sekitar 177.000 orang
keluar dari garis kemiskinan.
Tags :
#Financial TechnologyPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023