;

Unit Link Diproyeksi Pulih Lebih Cepat

Ekonomi Yuniati Turjandini 11 Mar 2023 Investor Daily (H)
Unit Link Diproyeksi Pulih Lebih Cepat

JAKARTA, ID - Premi dari asuransi yang dikaitkan dengan investasi (PAYDI) atau unit link diproyeksi pulih lebih cepat setelah produk-produk yang ada selesai di registrasi ulang sesuai ketentuan POJK 5/2022. Dengan begitu, industri asuransi jiwa akan memiliki mesin yang lebih lengkap untuk memacu pertumbuhan di masa mendatang. Mengacu data Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI), premi unit link harus tersungkur hingga 13,3% year on year (yoy) menjadi Rp 110,77 triliun pada tahun 2022. Padahal di tahun 2021, premi unit link sempat meningkat 6,4% (yoy) menjadi Rp 127,70 triliun. Dengan pencapaian tersebut, kontribusi unit link menurun menjadi 57,67% pada tahun 2022. Penurunan ini pun menandai pangsa unit link yang terus tumbuh sejak lima tahun terakhir, dimana produk ini sempat mencatatkan pangsa 38,0% pada tahun 2017 dan mencapai puncaknya pada 2021 sebesar 64,4%. Sementara itu, produk tradisional tampil cukup baik dengan premi mencapai Rp 81,31 triliun atau tumbuh 8,1% (yoy) pada 2022. Di tahun sebelumnya, premi juga tumbuh 11,4% (yoy) menjadi Rp 75,23 triliun. Dengan demikian, kontribusi produk tradisional dari asuransi jiwa naik dari 37,7% pada 2021 menjadi 42,3% pada 2022. (Yetede)

Tags :
#Asuransi
Download Aplikasi Labirin :