;

TANCAP GAS EKSPOR MOBIL

Ekonomi Hairul Rizal 11 Mar 2023 Bisnis Indonesia (H)
TANCAP GAS EKSPOR MOBIL

Pemerintah mendorong produsen otomotif lebih berorientasi ekspor mengingat performa mumpuni industri belum diimbangi oleh pertumbuhan infrastruktur di dalam negeri. Menteri Koordinasi Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan industri otomotif di Indonesia tumbuh cukup baik. Pasar mobil pada tahun lalu bertumbuh 18,1% menjadi 1.048.040 unit dan ekspor CBU meningkat 60,7% menjadi 473.602 unit, sementara ekspor CKD bertumbuh 5% menjadi 96.541 unit. Performa penjualan di pasar domestik maupun mancanegara ini ditopang oleh produksi mobil yang pada tahun lalu mencapai 1.470.146 unit atau tumbuh 31,0%. Karena itu, Indonesia dinilai berpeluang memacu lagi performa produksi mobilnya mengingat kapasitas terpakai pabrik baru sekitar 58%. “Kami mendorong agar pameran otomotif yang digabungkan dengan lifestyle ini dapat menumbuhkan industri otomotif secara signifikan," katanya dalam sambutannya pada acara GJAW 2023 di Jakarta, Jumat (10/03). Jakarta Auto Week (JAW) adalah pameran ketiga Gabungan Industri Kendaraan Bermotor (Gaikindo), setelah GIIAS, dan GIICOMVEC. JAW 2023 digelar di Jakarta Convention Center (JCC), 10 - 19 Maret. Pameran selama 11 hari ini diikuti oleh 19 merek pabrikan mobil. JAW 2023 menjadi arena unjuk beragam inovasi kalangan pabrikan mobil di Indonesia. 

Di Asean, Indonesia merupakan negara dengan angka penjualan mobil terbanyak. Akan tetapi, dalam soal produksi masih kalah dengan Thailand. Hal ini lantaran Negeri Gajah Putih berhasil memacu pengapalan produknya ke pasar mancanegara. Presiden Joko Widodo sebelumnya meminta kepada pabrikan mobil di Indonesia agar meningkatkan ekspor. Jokowi mengapresiasi peningkatan ekspor mobil pada tahun lalu, namun volume pengapalan ke pasar mancanegara masih kalah dari Thailand. Gaikindo optimistis ekspor mobil CBU Indonesia akan terus bertumbuh. Setelah pada tahun ini diproyeksikan mencapai 500.000 unit, angka pengapalan akan mencapai dua kali lipatnya atau tembus 1 juta unit pada 2026. Sepanjang tahun lalu Indonesia telah mengekspor mobilnya ke 107 negara. Indonesia juga mulai mengirimkan mobilnya ke Australia dengan volume pasar mobil lebih dari sejuta unit per tahun. Ekspor ke Australia sejauh ini baru dilakukan oleh Toyota. Setelah mengapalkan model SUV Fortuner, Toyota juga mulai mengekspor kendaraan elektrifikasi Kijang Innova Zenix Hybrid.

Download Aplikasi Labirin :