WIK Bangun fasilitas Daur Ulang Plastik Rp926 Miliar
JAKARTA, ID - Perusahaan Jerman WIK Group melalui anak usahanya, PT Free The Sea, membangun fasilitas daur ulang plastik atau limbah rumah tangga untuk diolah menjadi produk bernilai tinggi di Batam. Investasinya mencapai US$ 60 juta atau setara Rp 926,61 miliar. Hasil daur ulang plastik tersebut bakal digunakan sebagai bahan baku pembuatan mesin kopi. Produk ini kemudian akan diekspor ke seluruh dunia, mulai dari Eropa, Amerika Latin, hingga Asia Pasifik. “Ini merupakan komitmen sangat luar biasa. Perusahaan manukfaktur peralatan rumah tangga tersebut menggunakan bahan baku dari sampah plastik, yang berpotensi mencemari lingkungan, diolah menjadi material bernilai tinggi. Itu adalah contoh konkrit penerapan zero waste, circular economy, dan green industry,” kata Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan saat meresmikan PT Free the Sea di Batam, Kamis (09/03/2023). Luhut mengatakan, sampah plastik sudah menjadi isu transboundary dan menjadi salah satu perhatian PBB dalam mengurusi isu lingkungan. Saat ini berlangsung pembahasan kesepakatan internasional dalam mengatur pengurangan sampah plastik dunia. (Yetede)
Tags :
#PerusahaanPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023