Menolong Bisnis Tekstil
Industri
tekstil dan produk tekstil (TPT) masuk lima besar industri dengan kontribusi
tertinggi terhadap PDB di kuartal II 2019. Namun pertumbuhan pangsa pasar TPT
di pasar global masih stagnan, hanya sebesar 1,6%. Angka ini jauh tertinggal
dibandingkan dengan Tiongkok sebesar 31,8%. Atas dasar itu, Presiden Joko
Widodo mengundang dan meminta para pelaku usaha di sektor tekstil untuk
menyampaikan saran dan masukan. Presiden berharap daya saing industri tekstil
nasional meningkat. Dalam pertemuan tersebut, asosiasi mengusulkan revisi UU
13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. Pasalnya beleid itu memberatkan dan
mengganjal daya saing TPT di kancah internasional. Pertama,
pengusaha ingin jam kerja dalam seminggu menjadi
45 jam hingga 48 jam. Kedua, pesangon dimasukkan dalam BPJS. Ketiga,
biaya lembur dinilai lebih tinggi dari negara
lain. Keempat, usia
minimum pekerja rata-rata lulusan SMA dan SMK.
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023