Industri Makanan dan Minuman Serap Investasi Rp 92 Triliun
JAKARTA, ID - Industri makanan dan minuman (mamin) diyakini bakal menyerap investasi lebih dari Rp 92 triliun pada tahun ini, seiring tingginya minat investor ke sektor strategis ini. Terus bertambahnya permintaan di dalam maupun luar negeri, membuat investasi di sektor ini tetap meningkat dari tahun lalu yang mampu mencatatkan pertumbuhan 48%. Kenaikan permintaan produk yang dibarengi peningkatan investasi di tahun ini, akan mendorong pertumbuhan industri mamin sebesar 6,25%, jauh lebih tinggi dibanding tahun lalu.“Investasi di mamin ini ternyata banyak diminati oleh investor. Bahkan beberapa investor yang tidak mempunya latar belakang industri mamin menghubungi saya. Mereka sangat berminat karena kebutuhan mamin terus meningkat, dan ekspornya juga sangat bagus,” kata Ketua Umum Gabungan Produsen Makanan Minuman Indonesia (Gapmmi) Adhi Lukman kepada Investor
Daily di Jakarta, baru-baru ini. Adhi mengungkapkan, investasi yang masuk di sektor mamin, sebagian besar ke segmen olahan susu (dairy product), makanan ringan (snack), dan bumbu-bumbuan. (Yetede)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023