BI Hentikan Tren Kenaikan Suku Bunga
Jakarta, KOMPAS-BI akan tetap mengantisipasi dampak kebijakan pengetetan moneter oleh The Fed dengan menjaga stabilitas nilai tukar rupiah agar inflasi impor tidak berdampak pada ekonomi domestik. Bank Indonesia akhirnya menghentikan tren kenaikan suku bunga acuan yang telah berlangsung selama enam bulan. Hal itu ditandai dengan langkah BI menahan tingkat suku bunga acuan di level 5,75%. Kondisi ekonomi global dan domestik yang lebih kondusif membuat BI yakin tingkat suku bunga acuan saat ini masih memadai untuk mengendalikan tekanan inflasi kedepan. Namun, pertumbuhan ekonomi global yang masih berpotensi lebih baik dari perkiraan pasca penghapusan kebijakan Zero Covid di China serta ekonomi Indonesia yang diyakini tetap kuat sepanjang tahun ini membuat BI mempertahankan suku bunga acuan 5,75% pada Rapat Dewan Gubernur BI, Kamis , (16.2/2023). "Saat ini inflasi inti maupun inflasi umum sudah menurun lebih cepat dan lebih rendah dari perkiraan. Dengan dasar ini, kami meyakini bahwa suku bunga saat ini sudah memadai, dalam artian, tidak perlu ada kenaikan lagi," kata Gubernur BI Perry Warjiyo , dalam jumpa pers, Kamis. (Yoga)
Tags :
#MoneterPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023