PASOKAN PUPUK : Kebutuhan DomestikJadi Pertimbangan
Badan usaha milik negara holding Pupuk, PT Pupuk Indonesia (Persero) memastikan bakal mengutamakan pasokan di dalam negeri sebelum mengekspor pupuk Nitrogen, Fosfor, dan Kalium atau NPK yang diproduksi oleh PT Pupuk Iskandar Muda ke sejumlah negara di Asia Selatan.Wijaya Laksana, Sekretaris Perusahaan Pupuk Indonesia, mengatakan bahwa ekspor pupuk NPK baru akan dilaksanakan setelah pihaknya memastikan kebutuhan domestik tercukupi.“[Ekspor pupuk NPK] sifatnya adalah potensi. Pupuk Indonesia tetap akan memprioritaskan kebutuhan pupuk domestik. Artinya, bila memang kebutuhan [pupuk] subsidi sudah tercukupi, baru kami akan melakukan ekspor,” katanya saat dihubungi Bisnis, Senin (13/2).
Untuk diketahui, Juru Bicara Pupuk Iskandar Muda Dedi Ikhsan sebelumnya menyebut, pihaknya akan mengalokasikan pupuk NPK hasil produksi pabrik barunya yang berkapasitas 500.000 juta ton per tahun untuk ekspor ke Asia Selatan, selain untuk memenuhi kebutuhan di area Sumatra Bagian Utara (Sumbagut).
Sementara itu, saat meresmikan pabrik baru PIM, Presiden Joko Widodo mengingatkan bahwa saat ini hampir seluruh negara di dunia mengalami krisis pangan yang salah satunya disebabkan oleh masalah pupuk.Presiden menjelaskan, tingginya harga pupuk disebabkan oleh banyak hal, salah satunya adalah konflik Rusia dengan Ukraina.
Tags :
#PupukPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023