Mengatasi Kesenjangan Generasi, Membangun Ketahanan Kerja
Baby boomers, gen X, gen
Y (milenial), gen Z (centennial), dan yang paling
muda saat ini, yakni gen alpha,
memang selalu menjadi bahan
obrolan seru, terlebih di dunia
kerja. Setiap generasi membawa karakteristiknya sendiri.
Generasi baby boomers misalnya membawa stereotipe kaku, pelan, mengutamakan hierarki dan birokrasi serta tidak
paham teknologi tetapi punya
loyalitas tinggi. Karakteristik
tersebut dianggap berkebalikan
dengan generasi milenial, bahkan centennial.
Generasi milenial dan centennial yang hidup di era smartphone serta internet dianggap
sangat paham teknologi, tetapi
kurang memberi perhatian terhadap hal bersifat detail. Generasi ini menyimpan segala informasi yang bertumpu pada
teknologi. Mereka menganggap
semua informasi bisa diorgani-sasi dan diatur melalui teknologi, tak perlu susah payah
mengingatnya.
Loyalitas generasi milenial
dan centennial juga dianggap
rendah. Menurut data Indonesia Millennial Report 2019, rentang waktu 2-3 tahun adalah
waktu ideal bagi milenial bekerja dalam sebuah organisasi. (Yoga)
Tags :
#Isu LokalPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023