Peluang Bisnis E-dagang Masih Besar
JAKARTA, KOMPAS — Tutupnya
sejumlah perusahaan penyedia
lokapasar tidak lantas membuat
bisnis e-dagang meredup. Masih terdapat peluang memperluas jejak perdagangan digital
ke luar kota metropolitan.
Principal di Kearney, Ishan
Nahar, dalam pernyataan resmi
yang dikutip hari Minggu
(12/2/2023), di Jakarta, mengatakan, kota di luar metropolitan
atau kota urban baru (tier 2–4)
di Indonesia memiliki jumlah
penduduk 230 juta jiwa, jauh
lebih besar daripada jumlah
penduduk kota tier 1 yang hanya sekitar 40 juta jiwa. Populasi penduduk yang lebih besar akan dapat menciptakan basis pelanggan yang lebih luas
bagi perusahaan teknologi e-dagang.
Sementara itu, baru sekitar
30 persen dari 60 juta usaha
mikro, kecil, dan menengah
(UMKM) memanfaatkan solusi
digital untuk aktivitas bisnis
ataupun perdagangan mereka.
”Para pelaku aplikasi super di
bidang e-dagang sebenarnya telah membangun platform untuk UMKM. Namun, kami melihat masih terbuka peluang bagi mereka memperluas layanan
ke seluruh rantai operasi
UMKM. Di samping itu, kami
juga mengamati masih ada ruang bagi mereka guna membantu meningkatkan pelatihan
kompetensi digital untuk pelaku UMKM,” ujar Ishan. (Yoga)
Tags :
#UMKMPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023