PERJOKIAN, Tergoda Jalan Pintas, Gadaikan Integritas
Tawaran menggunakan jalan pintas sangat menggiurkan. Apalagi terbayangkan akan mendapat tiket naik jenjang kepangkatan. Dosen-dosen yang tak tahan godaan mencobanya dengan risiko kehilangan uang, bahkan integritas. Penyedia jasa pembuatan karya ilmiah terhubung dengan jaringan pengajar di kampus. Sesama dosen saling menawarkan jalan pintas untuk kenaikan pangkat, juga tiket pencalonan guru besar dengan mengirim artikel ke jurnal internasional. ”Tawaran untuk kampus kami lebih tinggi tarifnya. Mereka tahu, kampus kami memberi insentif untuk dosen yang mampu menerbitkan artikelnya di jurnal terindeks Scopus Q1 dan Q2,” kata WJ, pengajar di Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), Rabu (18/1) di Medan, biaya pengiriman artikel ke jurnal internasional yang melibatkan makelar di kampus negeri Medan Rp 15 juta, sedangkan di UMSU tarifnya Rp 25 juta. Metodenya beragam. Pertama, bahan jurnal ilmiah tersebut murni dari klien. Kedua, bahan mentah dari klien lalu diperbaiki makelar. Ketiga, makelar mengerjakan semua hal, ini yang paling banyak dilakukan joki di Medan.
Menjelang 2020, ON, dosen di Universitas Negeri Medan (Unimed), menggunakan jasa joki untuk mengirimkan puluhan naskah prosiding (kumpulan makalah seminar yang telah dibukukan) ke penerbit internasional. Makelar mematok tarif lebih dari Rp 100 juta setelah prosiding mereka terbit di salah satu jurnal di Eropa. ON kaget, karena makelar jurnal sudah di kampus saat konferensi selesai. Atas permintaan pimpinannya, ON diminta mengurus prosiding peserta konferensi ke makelar itu. ”Mereka bisa menuliskan artikel untuk terbit di jurnal, tentu jasanya pakai biaya,” katanya, Kamis (19/1). Langkah ON dan tim dosen di kampus itu merupakan jalan pintas. Prosedur yang seharusnya adalah panitia menghubungi penerbit melalui laman resmi. Kemudian membicarakan regulasi, biaya, template, toleransi plagiasi, referensi, format sitasi, tenggat penerbitan, batas minimal artikel, termasuk harga per artikel.Setelah sepakat dan membuat kontrak kerja sama publikasi, panitia mengirim seluruh artikel yang sesuai standar penerbit. Biasanya dua hingga tiga bulan kemudian, artikel itu terbit. Menurut ON, godaan menggunakan jasa joki bagi dosen relatif kuat karena beberapa kampus menawarkan insentif untuk artikel yang terbit di jurnal terakreditasi. Dosen tersebut juga ingin naik pangkat. Syarat untuk naik pangkat dari 3D ke 4A, adalah adanya artikel yang terbit di jurnal internasional. (Yoga)
Tags :
#Isu LokalPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023