Aset Perbankan Melejit, Tapi Masih Keok di Kawasan
Seiring kenaikan laba yang mencetak rekor sepanjang sejarah, perbankan Indonesia juga mampu mendongkrak jumlah aset di sepanjang 2022.
PT Bank Mandiri, Tbk (BMRI) berhasil mempertahankan status sebagai bank terbesar berdasarkan aset. Bank Mandiri membukukan pertumbuhan aset 15,5% secara tahunan atau
year on year (yoy), hampir menyentuh Rp 2.000 triliun, tepatnya Rp 1.992,6 triliun di 2022.
Kendati begitu, aset bank-bank di Tanah Air masih tertinggal jauh. Jika dikonversi dalam dollar, aset Bank Mandiri cuma US$ 131,86 miliar, dengan patokan Rp 15.110 per dollar Amerika Serikat (AS).
Bandingkan dengan jawara aset di Asia Tenggara, DBS Group yang memiliki aset US$ 579,08 miliar. Itupun di kuartal III 2022. Yang paling dekat dengan Bank Mandiri adalah aset CIMB, sebesar US$ 156,41 miliar. Ini juga catatan aset per kuartal III 2022. Perbankan Tanah Air harus lebih giat lagi memacu bisnis untuk mengejar ketertinggalan dari rekan-rekan mereka di kawasan.
Ketertinggalan itu lantaran ekspansi kredit Bank Mandiri tumbuh lebih tinggi. Penyaluran kredit Bank Mandiri Group tumbuh 14,48% yoy menjadi Rp 1.202,23 triliun. Sedangkan BRI Group hanya naik 9,2% yoy menjadi Rp 1.029,80 triliun. "Total aset BRI Group tumbuh dua digit 11,18% yoy menjadi Rp 1.865,64 triliun," ujar Direktur Utama BRI. Sunarso pada Rabu (8/1).
Tags :
#PerbankanPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023