Ekonomi Tetap Kuat di Tengah Pesimisme IMF
Sejumlah indikator perekonomian domestik menunjukkan tanda perbaikan. Kendati masih terlalu dini, indikator tersebut telah menumbuhkan optimisme pemerintah dalam melihat prospek perekonomian dalam negeri.
Optimisme pemerintah ini sekaligus menjawab nada pesimisme yang datang dari sejumlah lembaga asing. Salah satunya International Monetary Fund (IMF). Lembaga ini turut memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia, menyusul beberapa lembaga asing lainnya.
Dalam laporan bertajuk
World Eckonomic Outlook
(WEO) Edisi Januari 2023, IMF merevisi pertumbuhan ekonomi Indonesia menjadi 4,8%, dari proyeksi Oktober 2022 yang sebesar 5%.
Meski tak merinci alasannya, IMF melihat ketidakpastian perekonomian global masih akan terasa tahun ini.
Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) menyatakan, pertumbuhan ekonomi nasional tahun ini masih kuat. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati bilang, optimisme tersebut semakin kuat sejalan dengan penghapusan kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) pada akhir tahun lalu.
Tags :
#MakroPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023