;

Bahan Baku Murah, Untung Merekah

Bahan Baku Murah, Untung Merekah

Prospek PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) akan semakin cerah di tahun 2023. Pemulihan ekonomi dan rendahnya biaya produksi bakal mendorong prospek emiten Grup Salim ini. Analis BRI Danareksa Sekuritas Natalia Susanto mengatakan, harga gandum untuk bahan baku terigu dan mi instan melandai. Penurunan harga ini seiring meredanya tensi konflik Rusia dan Ukraina. Selama ini, anak usaha INDF, PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) dan Bogasari menjadi sumber pertumbuhan INDF. Bogasari, sebagai produsen terigu dan turunannya, melaporkan pertumbuhan pendapatan terkuat 24,7% secara tahunan hingga kuartal III-2022. Sejatinya penurunan komoditas akan berpengaruh pada divisi agribisnis. Analis Ciptadana Sekuritas Putu Chantika menilai, kontribusi segmen agribisnis akan menurun di 2023. Sebab menurut dia, harga CPO akan lebih rendah. Harga CPO telah turun menjadi RM 3.950 per ton pada awal Desember 2022. Kemarin (25/1), harga CPO telah berada di RM 3.760 per ton. Natalia menambahkan, meski margin naik, INDF masih terbebani bunga yang lebih tinggi dan kerugian valuta asing. Sejatinya kondisi ini sudah terlihat pada laba kuartal III yang turun 14% secara tahunan menjadi Rp 4,64 triliun. Realisasi kinerja itu tidak mengikuti kenaikan penjualan 11,01% menjadi Rp 80,82 triliun hingga kuartal III-2022.

Tags :
#Umum
Download Aplikasi Labirin :