Saham Bank Besar jadi Korban Capital Out Flow
JAKARTA, ID – Saham-saham bank besar menjadi korban capital ouflow yang terjadi begitu masif di pasar saham Indonesia sepanjang tahun ini. Hal ini disebabkan migrasi dana asing ke pasar saham Asia Timur yang valuasinya lebih menarik dibandingkan Bursa Efek Indonesia (BEI). Akan tetapi, di tengah derasnya capital ouflow dan kejatuhan harga saham, analis menilai, prospek saham bank besar sangat menjanjikan, didorong solidnya kinerja fundamental. Itu artinya, koreksi harga yang dalam menjadi peluang untuk mengakumulasi saham-saham perbankan. Berdasarkan data BEI, saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) mencatatkan nett foreign sell (NFS) sebesar Rp 2,1 triliun sejak awal tahun (year to date/ ytd), yang mendorong harga saham turun 2,63% menjadi Rp 8.325 per Kamis (19/1/2023). Selanjutnya, saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) mencatatkan NFS Rp 1,2 triliun, sehingga turun 6,68% menjadi Rp 4.610. (Yetede)
Tags :
#SahamPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023