BI: Suku Bunga Acuan Tak Akan Dinaikkan Lagi
JAKARTA, ID - Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo memberikan sinyal tak akan menaikkan lagi suku bunga acuan. Sinyal itu diberikan setelah Bank Sentral menaikkan BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) sebesar 25 bps menjadi 5,75% dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG), Kamis (19/01/2023). Level bunga acuan 5,75% dinilai Perry sudah cukup memadai untuk meredam inflasi inti. Pada Desember 2022 terjadi inflasi tahunan (year on year/ yoy) sebesar 5,51%, dengan tingkat inflasi bulanan (month to month/ mtm) sebesar 0,66%. Sedangkan inflasi komponen inti mencapai 3,36% (yoy) dan 0,22% (mtm). “Kenaikan 225 bps secara akumulatif sejak Agustus sampai Januari cukup terukur dan memadai,” ujar Perry dalam konferensi pers usai RDG BI di Jakarta, Kamis (19/01/2023). Pada hari yang sama, perdagangan valuta asing ditutup pada kurs Rp 15.212 dan Rp 15.061 per dolar AS (jual/beli). (Yetede)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023