PELEMAHAN PERMINTAAN MANUFAKTUR : Industri Padat Karya Tertahan Ekonomi Global
Adi Mahfudz, Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Bidang Ketenagakerjaan, mengatakan, lesunya ekonomi global masih akan menekan industri padat karya dan modal di Indonesia. Alasannya, permintaan dari sejumlah negara maju, seperti Amerika Serikat (AS) dan beberapa negara di Eropa terkoreksi akibat lesunya ekonomi. Dia pun memproyeksi tekanan terhadap industri padat karya di dalam negeri belum akan berkurang hingga pertumbuhan negara tujuan ekspor tersebut pulih dan stabil. Salah satu industri yang terdampak penurunan permintaan dari AS dan negara-negara Eropa adalah furnitur. Selama ini, AS menyerap 51% produk furnitur yang diekspor Indonesia, sedangkan negara-negara Eropa membeli 40%. Adapun, 10% sisanya dilepas ke negara-negara di Asia, Timur Tengah, Afrika, dan Australia.
Tags :
#Industri ManufakturPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023