SBN Ritel Perdana di 2023 Bisa Menawarkan Kupon Hingga 7%
Pekan depan, pemerintah akan mulai menawarkan surat berharga negara (SBN) ritel perdana tahun ini. Pemerintah akan menawarkan Savings Bond Ritel (SBR) seri SBR012 mulai 19 Januari hingga 9 Februari.
Berbeda dari biasanya, pemerintah akan menawarkan dua seri. Yakni, SBR012 T-2 yang memiliki tenor dua tahun dan SBR012-T4 dengan tenor empat tahun.
Investment Analyst Infovesta Kapital Advisori, Fajar Dwi Alfian, menilai, penawaran dua seri SBR dengan tenor berbeda ini akan meningkatkan keterlibatan investor domestik. Apalagi, SBN ritel belakangan kerap mengalami kelebihan permintaan.
Analis Fixed Income Sucorinvest Asset Management Alvaro Ihsan memprediksi, SBR dengan skema bunga floating with floor akan menawarkan imbal hasil yang kompetitif.
Di tenor dua tahun, ia memperkirakan, spread bunga terhadap bunga acuan BI akan di bawah 200 basis poin (bps).
Kemudian, untuk SBR012 dengan tenor empat tahun, imbal hasil diprediksi akan disesuaikan dengan yield obligasi negara bertenor empat tahun. Saat ini, yield obligasi negara dua tahun di 5,9%-6% dan yield obligasi negara tenor 4 tahun di 6,7%-6,9%.
Bila mengacu pada asumsi spread tersebut, maka SBR yang berjangka waktu dua tahun bisa memberikan kupon 6,5%-7,5%. Sementara itu, SBR tenor empat tahun di 7%-7,8%.
Tags :
#ObligasiPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023