Saham BIYAN Motor Penggerak IHSG, ADMR Top Gainer
JAKARTA, ID – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup di level 6.850,2, Jumat (30/12/2022), turun 0,14% dibandingkan sehari sebelumnya. Sepanjang 2022, IHSG tumbuh 4,09%, lebih rendah dari 2021 sebesar 10,06%, dengan market cap Rp 9.499 triliun. Berdasarkan data BEI, saham PT Bayan Resources Tbk (BYAN) menjadi penggerak (mover) terbesar IHSG, dengan kenaikan 677% menjadi Rp 21 ribu dan berkontribusi 357 poin. Adapun kenaikan harga tertinggi (top gainer) dipegang perusahaan batu bara kokas dan aluminium nasional, PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADMR), sebesar 1.595% menjadi Rp 1.695 Saham BYAN terkerek lonjakan harga batu bara sebesar 149% menjadi US$ 404 per ton sepanjang 2022 dari US$ 162 per ton. Berkat lonjakan harga saham yang fantastis, sang pemilik Bayan, Low Tuck Kwong menjadi orang terkaya di Indonesia, mengalahkan duo Hartono, pemilik Grup Djarum, yang mengendalikan saham PT Bank Central Asia Tbk (BCA/BBCA). (Yetede)
Tags :
#SahamPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023