Pasokan Dollar AS Dijaga
Guna menambah pasokan dollar AS di dalam negeri, BI menerbitkan instrumen operasi moneter valuta asing yang baru dengan imbal hasil yang kompetitif. Instrumen semacam term deposit valas ini diharapkan bisa menarik eksportir untuk mengendapkan devisa hasil ekspor lebih lama di sistem keuangan Indonesia. Pasokan dollar AS sangat dibutuhkan BI untuk menahan pelemahan nilai tukar rupiah akibat kenaikan suku bunga yang agresif oleh bank sentral AS atau The Fed. Dalam jumpa pers hasil Rapat Dewan Gubernur BI, secara daring, Kamis (22/12) Gubernur BI Perry Warjiyo menjelaskan, BI menerbitkan instrumen valuta asing (valas) yang baru untuk mendorong penempatan devisa hasil ekspor (DHE), khususnya dari ekspor sumber daya alam, agar disimpan di dalam negeri oleh eksportir. Selama ini, sebagian DHE tidak mengendap lama di sistem perbankan Indonesia. Masih banyak eksportir yang kemudian memindahkan valasnya ke luar negeri karena imbal hasil penempatan valas di perbankan nasional kurang kompetitif dibandingkan dengan bank-bank di luar negeri.
Karena itulah BI akan menerbitkan instrumen valas dengan imbal hasil yang menarik sehingga bisa mengangkat imbal hasil valas yang ditawarkan perbankan kepada eksportir. Perry berharap dengan instrumen baru tersebut DHE bisa disimpan lebih lama di dalam negeri, yakni berkisar satu hingga tiga bulan. Dengan DHE tersimpan lebih lama di sistem keuangan dalam negeri, pasokan valas akan bertambah sehingga bisa mempertebal cadangan devisa yang bisa digunakan untuk intervensi guna menjaga stabilitas nilai tukar rupiah. Hasil Rapat Dewan Gubernur BI juga memutuskan kenaikan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin menjadi 5,5 %. Selain meredam inflasi, kenaikan ini juga bertujuan untuk menjaga selisih dengan suku bunga The Fed yang pekan lalu menaikkan suku bunga sebesar 50 basis poin menjadi 4,25-4,5 %. Langkah tersebut diharapkan bisa mencegah keluarnya dana asing dari pasar keuangan Indonesia sehingga stabilitas nilai rupiah bisa lebih terjaga. (Yoga)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023