;

INDUSTRI DIGITAL Indico Fokus Mengembangkan Tiga Usaha Rintisan pada 2023

Ekonomi Yoga 22 Dec 2022 Kompas
INDUSTRI DIGITAL
Indico Fokus Mengembangkan Tiga Usaha Rintisan pada 2023

Indonesia Digital Ecosystem atau Indico akan fokus mengembangkan tiga usaha rintisan berbasis teknologi atau start up yang dimilikinya pada tahun 2023. Indico merupakan anak usaha operator telekomunikasi seluler PT Telekomunikasi Selular atau Telkomsel yang fokus menaungi inovasi teknologi digital. Bisnis start up yang dinaungi Indico sejak didirikan 16 Desember 2021 ialah Fita, health-tech start up yang bergerak di bidang gaya hidup sehat; Kuncie, edu-tech start up yang menyediakan layanan belajar online bersertifikat untuk meningkatkan keterampilan kerja; dan Majamojo, games publisher yang menyediakan platform bagi para pengembang games lokal. ”Fokus kita mengembangkan di sekitar itu (tiga start up) sampai satu semester ke depan,” kata Chief Executive Officer (CEO) Indico Andi Kristianto dalam acara malam perayaan 1 tahun Indico di Jakarta, Selasa (20/12) malam. Andi menyampaikan, strategi Indico untuk mengembangkan tiga usaha rintisan tersebut dengan memanfaatkan aset yang dimiliki Telkomsel, yaitu 260.000 base transceiver station (BTS) yang sebagian besar telah didukung teknologi 4G dan 5G.

Dukungan ekosistem digital berupa jaringan koneksi tersebut akan membantu usaha rintisan mengembangkan layanan berbasis digitalnya. Telkomsel juga memiliki lebih dari 170 juta pengguna yang tersebar di 514 kota/kabupaten di Indonesia. Dukungan ekosistem berupa basis pengguna ini dapat mengembangkan pasar dan produk yang telah dimiliki usaha rintisan. Menurut Andi, Fita memiliki fitur yang bertujuan mempertemukan pelatih olahraga dengan konsumennya. ”Telkomsel bisa membantu coach-coach yang ada di kota-kota kecil bahwa mereka punya ilmu untuk mengajak orang bergaya hidup sehat yang dipertemukan di platform Fita,” kata Andi. Sementara untuk Kuncie, Indico berencana berkolaborasi dengan institusi pendidikan lainnya. Saat ini, Kuncie telah berkolaborasi dengan School of Business and Management ITB. CEO dan Co-founder Corporate Inovation Asia (Cias) Indrawan Nugroho berpandangan, pertempuran bisnis saat ini bukanlah perusahaan melawan perusahaan, melainkan ekosistem melawan ekosistem. Kolaborasi menjadi kunci agar ekosistem perusahaan digital semakin kuat. (Yoga)


Download Aplikasi Labirin :