Jalan Mulus Investasi Smelter Nikel
JAKARTA-Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas (KPPIP) Kementerian Koordinator Perekonomian berjanji tak mempersulit pengembangan pabrik pengolahan dan pemurnian atau smelter demi target penghiliran nikel di Indoensia. Kepala Divisi Project Management Office Sector Energi dan Teknologi KPPIP, Yudi Adhi Purnama, mengatakan pembatasan ekspor bijih nikel selama dua tahun teralkhir mendongkrak investasi proyek smelter. "Agar tren investasinya positif, selalu ada program percepaan dari pemerintah. Apalgi banyak pengembang smelter yang menjadi proyek strategis nasional (PSN)," tuturnya kepada Tempo, kemarin. Presiden DIrektur PT Vale Indonesia, Febiany Eddy, membenarkan bahwa aktivitas dua proyek pengolahan nikel milik entitasnya dilancarkan karena berstatus PSN. Blok HPAL nikel Pomalaa yang digarap Vale bersama Zheinjian Huayou Cobalt ditargetkan memproduksi 120 ribu metrik ton nikel serta 15 ribu metrik ton kobalt per tahun. "Dari awal berdiri, komitmen kami memang untuk penghiliran nikel di dalam negeri," ucapnya kemarin. (Yetede)
Postingan Terkait
Optimalkan Kekuatan Ekonomi Domestik
Ketahanan Investasi di Sektor Hulu Migas
Mengawasi Langkah Strategis Danantara
Arus Modal Asing Bersiap Masuk
Danantara Gencar Himpun Pendanaan
Diplomasi Simbolik RI Dinilai Berisiko
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023