Isu Bahan Baku Mobil Listrik
Indonesia menargetkan bisa memproduksi kendaraan bertenaga listrik sebanyak 20% dari total produksi pada 2025. Target tersebut seiring tren mobil ramah lingkungan di pasar global. Oleh karena itu, pemerintah segera menerbitkan perpres tentang percepatan pengembangan kendaraan listrik. Meski demikian, masih banyak pekerjaan rumah dalam pengembangan kendaraan listrik. Salah satunya adalah industri komponen yang masih belum siap menyuplai kebutuhan kendaraan tersebut.
Indonesia masih belum mampu memproduksi beberapa komponen mobil listrik, seperti baterai, power train, dan motor listrik. Ketiga komponen itu tidak bisa langsung dilokalisasi, harus melalui proses impor, perakitan (assembly), dan nantinya bisa diproduksi utuh. Menteri Perdagangan berjanji terus mendorong tingkat kandungan dalam negeri (TKDN).
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023