;

Efek Resesi, Proyeksi Ekonomi di Bawah 5%

Ekonomi Hairul Rizal 24 Nov 2022 Kontan
Efek Resesi, Proyeksi Ekonomi di Bawah 5%

Organization for Economic Co-operation and Development(OECD) kembali memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun depan menjadi 4,7%. Proyeksi ini turun 0,1% poin dari ramalan sebelumnya sebesar 4,8%. Penurunan proyeksi ekonomi ini dilakukan di tengah ancaman resesi global tahun depan. Dalam laporan bertajuk Ecnomic Outlook Edisi November 2022, prospek pertumbuhan ekonomi tahun depan jauh melambat dibanding tahun ini. Akan tetapi, pada tahun depan, OECD memandang permintaan domestik dan pertumbuhan konsumsi di sektor swasta akan tertahan karena inflasi yang masih tinggi. Namun, investasi berupa belanja modal masih akan meningkat secara signifikan. Tak hanya OECD, Bank Indonesia (BI) juga meramal pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun depan akan melambat. Bahkan, Gubernur BI Perry Warjiyo memperkirakan, ekonomi Indonesia tahun depan tumbuh moderat di level 4,37%, dibanding pertumbuhan ekonomi tahun ini yang diperkirakan mencapai 5,12%.

Download Aplikasi Labirin :