;

Perempuan di Jantung Pertumbuhan

Ekonomi Yoga 18 Nov 2022 Kompas
Perempuan di Jantung
Pertumbuhan

Momen G20 2022 di Bali sudah usai Kamis (17/11). Semua menunggu hasil nyata dari konferensi dan diskusi ribuan jam. Dua forum yang juga penting peranannya dalam menggali pengetahuan, pengalaman, dan komitmen untuk menghadapi ketidakpastian global adalah Global Food Security Forum (GFSF) G20 dan Women 20 atau W20. Kedua forum beririsan pada isu peran perempuan dalam pertumbuhan dan pemulihan ekonomi dunia, termasuk membangun lumbung pangan global dan mencegah krisis pangan. W20 mendesak para pemimpin G20 melaksanakan ”Peta Jalan G20 Menuju dan Melampaui Target Brisbane”. Pada intinya, meningkatkan kuantitas dan kualitas pekerjaan bernilai ekonomi bagi perempuan. Untuk itu harus diciptakan jaringan data jender di antara negara G20 dan alat ukur komitmen W20. Konsekuensinya, memperbaiki strategi nasional atas kesetaraan dan keadilan jender. GFSF mengakui perempuan berperan penting sebagai penghasil pangan, pada saat sama paling terdampak ketika terjadi guncangan produksi dan distribusi pangan yang disebabkan oleh perubahan iklim, pandemi Covid-19, sistem keuangan dunia, dan ketegangan geopolitik akibat invasi Rusia ke Ukraina.

Ketika dilihat lebih dalam pada dinamika rumah tangga, perempuan dan anak-anak jadi kelompok  paling terdampak. Data ”The State of Food Security and Nutrition in The World” memperlihatkan pada 2021 sebanyak 2,3 miliar orang di dunia mengalami ketidakamanan pangan sedang dan 924 juta orang mengalami ketidakamanan pangan parah. Bila dipilah lagi, 31,9 % perempuan mengalami ketidakamanan pangan sedang/parah sedangkan laki-laki 27,6 %. Perempuan dan anak perempuan umumnya berada dalam situasi makan paling akhir dan paling sedikit di keluarga. Data UN Women memperlihatkan situasi timpang parah dalam beban kerja. Goodwill ambassador untuk UN Women Anne Hathaway dalam forum B20/G20 2022 melalui tayangan video mengingatkan, masyarakat dunia mengambil keuntungan dari kerja perempuan. Namun, kerja perempuan merawat kehidupan di rumah dan di masyarakat diperlakukan tidak adil dan tidak berkelanjutan. Hathaway, aktris penerima Piala Oscar, mendesak untuk mengakhiri praktik memenalti perempuan karena menjalankan tugas merawat. Sebelum pandemi, perempuan menghabiskan waktu tiga kali lebih lama dibandingkan laki-laki untuk tugas merawat dan pekerjaan domestik tidak dibayar. (Yoga)


Download Aplikasi Labirin :