Upaya Menguatkan Rupiah
Kerja sama integrasi sistem pembayaran lintas negara diharapkan dapat menjadi salah satu solusi untuk mendorong penguatan nilai tukar rupiah. Bukan hanya penggunaan Quick Response Indonesian Standard (QRIS) antarnegara yang baru diluncurkan, kebijakan local currency settlement (LCS) telah lebih dulu menjadi kebijakan fundamental untuk memastikan penggunaan mata uang lokal dalam berbagai transaksi, baik perdagangan maupun investasi. Deputi Gubernur BI Dody Budi Waluyo berujar bahwa kebijakan ini menguntungkan di tengah gejolak perekonomian global yang mendorong pelemahan nilai tukar negara-negara berkembang, termasuk rupiah. Indeks dolar Amerika Serikat secara global menguat tajam dalam beberapa waktu terakhir sebagai respons terhadap kebijakan bank sentral Amerika Serikat (The Fed) yang agresif menaikkan suku bunga acuan karena tingkat inflasi yang tinggi. “Sejauh ini, pergerakan rupiah cukup atraktif, didukung oleh terjaganya persepsi positif terhadap pemulihan ekonomi serta langkah-langkah stabilisasi yang dilakukan Ba,” ujar Dody kepada Tempo, kemarin, 14 November 2022.
Tags :
#RupiahPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023