;

Masalah Pendanaan Jadi Pembahasan Utama KTT Iklim COP27

Ekonomi Yoga 10 Nov 2022 Investor Daily
Masalah Pendanaan Jadi Pembahasan Utama KTT Iklim COP27

Isu keuangan menjadi pusat perhatian dalam pembahasan iklim COP27 pada Rabu (9/11). Oleh karena itu, para ahli dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menerbitkan daftar proyek senilai US$ 120 miliar yang dapat didukung oleh investor untuk membantu negara-negara miskin mengurangi emisi dan beradaptasi dengan dampak pemanasan global. Disampaikan dalam konferensi tingkat tinggi (KTT) Iklim di kota resor Sharm el-Sheikh, Mesir bahwa terdapat proyek transfer air senilai US$ 3 miliar antara Lesotho dan Botswana, dan rencana bernilai US$ 10 juta untuk meningkatkan sistem air masyarakat di Mauritius, yang merupakan salah satu di antara proyek-proyek yang terdaftar, termasuk 19 proyek lain di Afrika. “Kami sekarang dapat menunjukkan bahwa memang ada saluran peluang investasi yang berarti di seluruh negara yang paling membutuhkan pembiayaan,” ujar Mahmoud Mohieldin, salah satu pakar yang ditunjuk oleh PBB, yang dikenal sebagai Climate Change High-Level Champions PBB, dalam sebuah pernyataan yang menyertai laporan, yang dilansir Reuters.

Dalam upaya menjawab argumen para pemodal sektor swasta bahwa terlalu berisiko untuk berinvestasi lebih banyak di pasar negara berkembang, maka para ahli kemudian menyusun daftar proyek yang dapat didanai lebih cepat oleh para pebinis yang terlibat dalam COP. Setelah setahun bertemu dengan pemangku kepentingan di seluruh dunia, mereka pun merilis daftar awal sehingga perbankan dan pihak lain dapat menilai proyek tersebut. “Kami sekarang membutuhkan kolaborasi kreatif antara para pengembang proyek dan keuangan publik, swasta dan konsesi, untuk membuka potensi investasi ini dan mengubah aset menjadi arus,” ungkap Mohieldin, sebagai Climate Change High-Level Champions COP27 Namun menurut laporan lain yang dirilis pada Selasa (8/11) menyarankan supaya negara-negara berkembang perlu mengamankan anggaran sebesar US$ 1 triliun per tahun dalam pembiayaan eksternal pada 2030, kemudian mencocokkannya dengan dana mereka sendiri guna memenuhi tujuan dunia mencegah perubahan iklim yang tak terkendali. Seperti diberitakan sebelumnya, laporan yang dirilis baru-baru ini oleh para kreditor menunjukkan bahwa bank-bank pembangunan terkemuka di seluruh dunia telah meminjamkan US$ 51 miliar ke negara-negara miskin pada 2021, sedangkan para investor swasta menyumbang US$ 13 miliar. (Yoga)


Download Aplikasi Labirin :