;

Waspada Melemah Setelah Kuartal Ketiga

Ekonomi Yoga 08 Nov 2022 Tempo
Waspada Melemah Setelah Kuartal Ketiga

Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan IV 2022 diperkirakan tidak sebesar kuartal III. Pasalnya, inflasi tinggi dan melemahnya ekspor bakal terjadi pada trimester IV 2022. “Ancaman inflasi dan perlambatan ekspor akibat perlambatan ekonomi mitra dagang ada pada triwulan IV,” ujar ekonom dari Indonesia Development and Islamic Studies (Ideas), Askar Muhammad, kepada Tempo, kemarin, 7 November. Menurut Askar, dengan ancaman inflasi tinggi 6 % dan melemahnya ekspor, pertumbuhan ekonomi pada kuartal IV 2022 diperkirakan sebesar 5,1-5,3 %, dengan proyeksi keseluruhan tahun sebesar 5,2-5,4 persen.

Kemarin, Badan Pusat Statistik (BPS) menyatakan pertumbuhan ekonomi Indonesia menembus angka 5,72 persen atau lebih tinggi dari ekspektasi pemerintah sebesar 5,5 persen. Dari sisi pengeluaran, konsumsi rumah tangga menjadi penyumbang pertumbuhan terbesar produk domestik bruto (PDB) dengan tumbuh 5,39 persen secara tahunan. Namun inflasi tinggi yang diperkirakan terjadi pada triwulan IV dikhawatirkan melemahkan daya beli masyarakat. (Yoga)


Download Aplikasi Labirin :