;

Presidensi G20 Turut Tandai Era Asia

Ekonomi Yoga 08 Nov 2022 Kompas (H)
Presidensi G20
Turut Tandai
Era Asia

Meski sulit, presidensi G20 Indonesia bukanlah kebetulan. Saat dunia tengah didera krisis dan konflik, upaya RI membangun titik temu dari berbagai pihak yang kini berseberangan dalam satu forum multilateral sekelas G20 menegaskan era kebangkitan Asia. Di jalur keuangan (finance track), berbagai inisiatif kerja sama dapat disepakati oleh negara anggota G20 guna meringankan beban pembiayaan negara rentan dalam menghadapi ancaman multikrisis, mulai dari krisis pangan, kesehatan, utang, hingga energi. Salah satunya skema pembiayaan transisi energi melalui program Country Platform for Energy Transition Mechanism for a Just and Affordable Transition. Kepala BKF Kemenkeu Febrio Kacaribu, Sabtu (5/11) di Bogor, Jabar, mengatakan, tidak semua negara siap melakukan peralihan dari penggunaan energi fosil ke energi baru terbarukan dalam waktu cepat, butuh proses bertahap dan biaya besar untuk melepaskan diri dari energy fosil. Inisiatif itu beserta total dana komitmen yang disepakati oleh negara anggota G20 akan diumumkan di KTT G20 di Bali, 15-16 November 2022.

Sejumlah pencapaian pada level teknis kerja sama itu menandai kepemimpinan Indonesia di G20. Dalam konteks kawasan, capaian positif itu menopang kolaborasi ekonomi Asia. Kawasan itu, saat ini, secara keseluruhan adalah titik terang dalam perekonomian global yang sedang dalam ancaman resesi. Di Asia ada beberapa negara yang sangat baik kinerjanya. Proses dan perkembangan pembangunan di Asia sangat cerah. Asia Pasifik terus memainkan peran penting dalam produksi global. Hal itu terungkap dalam wawancara Direktur DivisiAsia Pasifik IMF Krishna Srinivasan dengan pers Asia pada 13 Oktober secara daring. Atas dasar tu, kata Srinivasan, IMF memprediksi pertumbuhan ekonomi Asia Pasifik 4 persen pada 2022 dan 4,3 % pada 2023. ”Meski pertumbuhan itu lebih rendah dari rata-rata 5,5 % yang dicapai Asia Pasifik selama dua dekade terakhir, kawasan ini melampaui kinerja perekonomian dunia,” kata Srinivasan. (Yoga)


Download Aplikasi Labirin :