;

Terkikis Laba Akibat Harga Saham GoTo

Ekonomi Yoga 07 Nov 2022 Tempo
Terkikis Laba Akibat Harga Saham GoTo

Investasi PT Telekomunikasi Seluler atau Telkomsel di PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk menambah beban induk perusahaannya, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. Aksi korporasi tersebut berkontribusi mengikis laba usaha konsolidasi Telkom pada kuartal III 2022. Telkom mencatat laba usaha konsolidasi senilai Rp 31,5 triliun pada kuartal III tahun ini. Dibanding laba pada periode yang sama tahun lalu, nilainya turun dari Rp 36,3 triliun. Komponen biaya dan beban perusahaan tak banyak berbeda dalam dua periode waktu tersebut, kecuali pada bagian perolehan hasil investasi pada ekuitas. Telkom mencatat kerugian yang belum direalisasi dari perubahan nilai wajar atas investasi sebesar Rp 3,08 triliun pada sembilan bulan pertama tahun ini. Angka itu berasal dari investasi saham di berbagai perusahaan startup yang bergerak di bidang informasi dan teknologi. Salah satunya berasal dari aksi korporasi Telkomsel di GoTo dengan kerugian sebesar Rp 3,06 triliun.

Dalam laporan keuangannya, Telkom menjelaskan bahwa kerugian tersebut dihitung menggunakan nilai pasar saham GoTo sebesar Rp 246 per saham. Kepemilikan saham Telkomsel saat ini sebanyak 23,7 miliar lembar. Jumlah kerugian ini tercatat paling besar sepanjang 2022, lantaran harga saham GoTo terus turun. Pada kuartal pertama, Telkom mencatat kerugian yang belum direalisasi dari investasi di GoTo senilai Rp 881 miliar karena harga saham emiten ini Rp 338 per lembar. Sedangkan pada kuartal berikutnya, Telkom mencatat keuntungan yang belum direalisasi dari perubahan nilai wajar investasi di GoTo. Jumlahnya Rp 305 miliar, dihitung dengan nilai pasar saham GoTo sebesar Rp 388 per saham. Meski laba usaha terkikis, Dirut Telkom Ririek Adriansyah menyatakan kinerja perusahaan dan entitas anaknya masih positif. (Yoga)


Download Aplikasi Labirin :