SOS! Gelombang PHK Industri Tekstil Kembali Datang
Industri tekstil danproduk tekstil (TPT) nasional mengirim pesan darurat: mereka terpapar efek resesi global dan guyuran produk impor. Ujungnya gelombang PHK tak terhindarkan. Asosiasi pertekstilan Indonesia (API) menyatakan, jumlah pekerja industri tekstil yang terkena PHK sejak pandemi Covid-19 mencapai 45.000 pekerja. Data Perkumpulan Pengusaha Tekstil Provinsi Jabar memperlihatkan, sampai kini 64.000 pekerja dari 124 perusahaan tekstil di Jabar terkena PHK.
Jumlah pekerja yang terkena PHK bisa bertambah karena masih banyak pemain tekstil yang belum melaporkan kondisi terkini, terutama di kalangan Industri Kecil Menengah (IKM). Jeremi Kartiwa Sastraatmaja Ketum API menilai industri TPT tertekan mandeknya permintaan ekspor dari Eropa karena daya beli masyarakat Eropa tergerus, sehingga mreka lebih memprioritaskan kebutuhan yang lebih pokok , alih-alih produk fesyen. Sedang pasaqr domestik yang menjanjikan karena populasi yang besar, belum optimal karena gempuran tekstil impor. (Yoga)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023