;

Pendapatan Perbankan dari Pemulihan Aset Semakin Besar

Ekonomi Hairul Rizal 02 Nov 2022 Kontan
Pendapatan Perbankan dari Pemulihan Aset Semakin Besar

Penjualan aset bermasalah perbankan yang sudah hapus buku semakin meningkat. Alhasil pendapatan bank dari recovery atau penjualan aset yang dihapusbukukan naik sepanjang September 2022 dibanding periode yang sama tahun lalu. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI), misalnya, membukukan recovery income sampai dengan posisi September 2022 sebesar Rp 8,2 triliun atau tumbuh 27,5% yoy. BRI menargetkan recovery income sampai dengan Desember 2022 sebesar Rp 10,4 triliun. Sekretaris Perusahaan BRI, Aestika Oryza Gunarto menyatakan, perkembangan penjualan agunan bermasalah saat ini di BRI cukup signifikan. Itu terlihat dari frekuensi lelang yang mencapai lebih dari 2.100 kali, dengan produktivitas lelang 30%. Sementara PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) membukukan pendapatan dari recovery sebesar Rp 4,16 triliun. Nilai ini meningkat 35,9% yoy. Total kredit hapus buku bank ini mencapai Rp 10,07 triliun atau meningkat 1,6% yoy. Sekretaris Perusahaan Bank Mandiri, Rudi As Aturridha menyampaikan, dalam menjaga kualitas aset, Bank Mandiri telah membentuk pencadangan yang memadai. Sementara PT Bank BNI Tbk membukukan pendapatan recovery sebesar Rp 2,96 triliun sepanjang kuartal III 2022. Angka tersebut meningkat hingga 55,8% yoy dari Rp 1,9 triliun.

Tags :
#Perbankan
Download Aplikasi Labirin :