Ekonomi AS Naik, Rupiah Sulit Naik
Nilai tukar rupiah diperkirakan tidak akan banyak bergerak di akhir pekan ini. Maklum, pelaku pasar masih bersikap hati-hati menjelang pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) pekan depan.
Kemarin, rupiah juga tidak banyak bergerak. Kurs spot rupiah turun tipis 0,03% ke level Rp 15.567 per dollar Amerika Serikat (AS). Kurs referensi JISDOR naik 0,15% menjadi Rp 15.573 per dollar AS.
Meski pergerakan rupiah terbatas, mata uang Garuda ini masih belum lepas dari tekanan. "Rupiah masih tertekan baik oleh sentimen internal maupun eksternal," tutur Lukman Leong, Analis DC Futures, kemarin.
Realisasi ini lebih baik ketimbang konsensus proyeksi pengamat yang memprediksi ekonomi AS cuma tumbuh 2,3% secara kuartalan. Buat perbandingan, di kuartal dua lalu ekonomi AS turun 0,6% secara kuartalan.
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023