Permintaan Naik, Penyaluran Kredit Bank Terus Melaju
Data BI menyebutkan, pertumbuhan penyaluran kredit industri perbankan sampai September 2022 mencapai 11 % secara tahunan. Pertumbuhan kredit yang terus melaju sampai triwulan ketiga tahun ini menunjukkan permintaan kredit masih terus bertumbuh dan menopang perekonomian yang sedang melanjutkan pemulihan. Senior Faculty Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia Amin Nurdin mengatakan, pertumbuhan kredit sampai dengan triwulan ketiga tahun ini mengindikasikan pertumbuhan ekonomi masih melanjutkan pemulihannya. Ini ditunjukkan pertumbuhan penyaluran kredit didorong berbagai segmen, mulai dari UMKM hingga korporasi, bahkan konsumen. ”Dunia usaha sudah beroperasi normal. Mereka pun membutuhkan pendanaan dari perbankan untuk ekspansi atau menopang operasional. Begitu pula kredit dari konsumsi.
Artinya ada peningkatan permintaan sehingga mendorong pertumbuhan penyaluran kredit,” ujar Amin, yang dihubungi, Rabu (26/10) di Jakarta. Kendati demikian, ia menilai, penyaluran kredit akan sedikit melambat pada triwulan IV-2022, dipicu kenaikan suku bunga BI yang telah naik secara 125 basis poin sejak Agustus 2022 sehingga berada di posisi 4,75 %. Survei Perbankan BI mengindikasikan penyaluran kredit di triwulan ketiga tahun ini tumbuh positif. Dari sisi permintaan, peningkatan intermediasi ditopang oleh pemulihan kinerja korporasi dan rumah tangga yang terus berlanjut. Kinerja korporasi tercermin dari perbaikan kemampuan membayar, tingkat penjualan, dan belanja modal, terutama di sektor perdagangan dan pertambangan. Kinerja rumah tangga tercermin dari konsumsi dan investasi rumah tangga yang membaik sejalan dengan optimisme konsumen. Di segmen UMKM, pertumbuhan kredit UMKM tercatat 17,13 % secara tahunan pada September 2022, terutama didukung oleh segmen mikro. (Yoga)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023