;

BEI Luncurkan Index Baru IDax Sharia Growth

Ekonomi Yoga 26 Oct 2022 Investor Daily
BEI Luncurkan Index Baru IDax Sharia Growth

Bursa Efek Indonesia (BEI) akan meluncurkan indeks baru, yakni IDX Sharia Growth pada 31 Oktober 2022. IDX Sharia Growth adalah Indeks yang berisikan 30 saham syariah yang memiliki tren pertumbuhan laba bersih dan pendapatan relatif terhadap harga dengan likuiditas transaksi serta kinerja keuangan yang baik. “Metode penghitungan Indeks IDX Sharia Growth menggunakan metode Capped Adjusted Free Float Market Capitalization Weighted dengan pembatasan bobot saham paling tinggi 15% yang disesuaikan pada saat evaluasi. Indeks IDX Sharia Growth telah dihitung sejak hari dasarnya pada 1 Juni 2016 dengan nilai dasar 100,” kata BEI dalam pengumuman resmi yang dikutip Selasa (25/10). Bursa juga menjelaskan bahwa evaluasi atas Indeks IDX Sharia Growth terdiri atas evaluasi mayor dan minor. Evaluasi mayor mencakup pemilihan konstituen dan penyesuaian bobot dengan jadwal evaluasi pada Mei dan November, serta efektif di hari bursa pertama bulan Juni dan Desember. Sementara untuk evaluasi minor meliputi penyesuaian bobot dengan jadwal evaluasi pada Februari dan Agustus, serta efektif di hari bursa pertama bulan Maret dan September. 

Selain itu, BEI telah menetapkan konstituen awal dan menyesuaikan bobot atas saham-saham yang digunakan dalam penghitungan Indeks IDX Sharia Growth. Daftar saham yang masuk sebagai konstituen awal periode perdagangan 31 Oktober sampai 30 November 2022 adalah PT Ace Hardware Indonesia Tbk (ACES), PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO), PT Aneka Gas (BMTR), PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS), PT Barito Pacific Tbk (BRPT), PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE), PT Bank BTPN Syariah Tbk (BTPS), PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN), PT Elnusa Tbk (ELSA), PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK), PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA), PT Gajah Tunggal Tbk (GJTL), PT Buyung Poetra Sembada Tbk (HOKI), PT Harum Energy Tbk (HRUM), PT Vale Indonesia Tbk (INCO), PT Indosat Tbk (ISAT), PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG), PT Kimia Farma Tbk (KAEF), PT MNC Land Tbk (KPIG), PT Matahari Department Store Tbk (LPPF), PT PP (Persero) Tbk (PTPP), PT Pakuwon Jati Tbk (PWON), PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk (RALS), PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO), PT Timah Tbk (TINS), PT United Tractors Tbk (UNTR), dan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA).. (Yoga)


Tags :
#Bursa
Download Aplikasi Labirin :