;

Area Konservasi Topang Wilayah Perikanan

Ekonomi Yoga 21 Oct 2022 Kompas
Area Konservasi
Topang Wilayah
Perikanan

Perlindungan kawasan konservasi perairan memberi manfaat bagi keberlanjutan pengelolaan perikanan. Dari area konservasi perairan, larva ikan didistribusikan ke berbagai tempat, termasuk ke area penangkapan, bahkan keluar dari wilayah pengelolaan perikanannya. Ini ditunjukkan dalam riset Universitas Pattimura dan Konservasi Indonesia di Wilayah Pengelolaan Perikanan (WPP) 714 di Laut Banda dan WPP 715 di Laut Seram, Maluku. Tim penelitian menggunakan metode genetika, teknik permodelan, dan analisis dinamika populasi. ”Antara ikan di dalam dan di luar MPA (kawasan konservasi perairan) benar-benar harus dikelola secara bersama-sama karena ikan-ikan itu masih satu keluarga. Apa yang kita lakukan di suatu daerah atau pulau itu akan berimbas luas pada wilayah perikanan lain,” kata Elle Wibisono, peneliti dari Konservasi Indonesia, dalam seminar Dampak Ekonomi dari Hubungan Ekologis antara Kawasan Konservasi dengan Sumber Daya Perikanan di WPP 714 dan 715, Kamis (20/10) di Jakarta.

Menanggapi hasil riset tersebut, Kepala Organisasi Riset Kebumian dan Maritim BRIN Ocky Karna Radjasa sangat mengapresiasinya. ”Ini baru (riset) permulaan, tetapi bisa memberi jawaban atas beberapa fenomena yang menjadi pertanyaan pengambil kebijakan,” katanya. Direktur Perencanaan Ruang Laut KKP Suharyanto mengatakan, riset tersebut menjadi angin segar penanganan seluruh perencanaan ruang laut di Indonesia. Pihaknya akan menyusun tata ruang laut seperti yang dijabarkan pada riset itu. ”WPP 714 punya hubungan dengan WPP 715, tetapi kalua bicara provinsi tata ruangnya itu lebih dari satu provinsi sehingga kita bisa menyarankan ke pemda untuk mendesain arahan  peruntukan ruang agar terjadi korelasi dan integrasi setiap daerah,” katanya. (Yoga)


Tags :
#perikanan
Download Aplikasi Labirin :