BTN Targetkan Pembiayaan 132 Juta Rumah Hingga 2025
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) menargetkan 1,32 juta rumah sampai tahun 2025. Hal ini bergulir seiring disetujuinya rights issue sebesar Rp 4,13 triliun bank pelat merah itu. “Selama ini BTN bisa menyelesaikan pembiayaan perumahan 800 ribu unit lebih selama lima tahun. Dengan adanya penambahan modal, kami targetkan mampu menyediakan hunian masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) sebanyak 1,32 juta unit sampai 2025 nanti,” ungkap Dirut Bank BTN Haru Koesmahargyo dalam konferensi pers RUPS Luar Biasa (RUPSLB) BTN di Jakarta, Selasa (18/10). Dia menjelaskan, dari penerbitan saham baru, BTN menargetkan dana senilai Rp 4,13 triliun. Pasca-rights issue, persentase saham pemerintah tidak mengalami perubahan dan tetap menjadi pemegang saham pengendali.
“Seluruh dana yang diperoleh dari hasil rights issue ini setelah dikurangi biaya-biaya akan digunakan untuk penyaluran kredit Perseroan dalam rangka mendukung Program Perumahan Nasional, khususnya Program Pemerintah Sejuta Rumah,” tegas Haru. Haru menjelaskan, pihaknya optimis target untuk mendukung program sejuta rumah dan mengurangi backlog perumahan ini bisa tercapai. Apal[1]agi pemerintah pada tahun 2023 akan meningkatkan kapasitas subsidi rumah MBR sebanyak 220 ribu unit rumah. “Kami optimistis, kebutuhan rumah ini masih tinggi, terutama untuk MBR. Pada tahun ini pemerintah sediakan subsidi untuk 200 ribu unit dan tahun 2023 sebanyak 220 ribu unit dan kami mampu untuk menyerapnya,” kata Haru. (Yoga)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023