Lepas 2,5 Miliar Saham, Menthobi Incar Dana IPO Rp 375 Miliar
PT Menthobi Karyatama Raya Tbk yang merupakan perusahaan dengan fokus pada pengelolaan hasil perkebunan segera melangsungkan penawaran umum perdana (IPO) saham dengan menawarkan 2,5 miliar unit pada harga Rp 100 hingga Rp 150 per saham. Dengan demikian, perseroan berpotensi raup dana segar hingga Rp 375 miliar. Dalam laman e-IPO dijelaskan bahwa jumlah saham yang dilepas oleh calon emiten dengan kode ticker MKTR tersebut setara dengan 20,83% dari modal ditempat dan disetor. Sebesar 0,60% atau setara dengan 15 juta dari total saham yang ditawarkan akan dialokasikan kepada karyawan atau Employee Stock Application (ESA) pada harga yang sama. Kemudian, 10% atau 950 juta lembar saham akan diperuntukkan bagi Program Opsi kepemilikan Saham kepada Manajemen dan Karyawan (MESOP) yang akan dilakukan sebelum penawaran umum. Dalam aksi ini perseroan menggandeng PT Danatama Makmur Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi efek.
Sebesar 95,01% digunakan untuk penyertaan saham kepada PT Menthobi Lestari untuk pembangunan fasilitas pengolahan limbah menjadi pupuk, perawatan sarana pengolahan limbah sawit dan pembelian aset pendukung, 1,67% kepada PT Menthobi Agro Raya yang digunakan dalam pembelian bibit kelapa sawit dan perawatan sarana dan prasarana. Lebih lanjut, sebesar 1,67% untuk Menthobi Trans Titian Raya dan digunakan untuk pembelian sarana transportasi dan alat berat serta perawatan sarana operasional terkait kegiatan usaha. Adapun 85% dari dana hasil IPO akan digunakan perseroan untuk pembangunan pengelolaan air, pembelian lahan tanaman baru seluas 1.200 hektar, penyempurnaan pembangunan pabrik kelapa sawit (PKS), pembelian tandan buah segar, pupuk, dan juga pelunasan utang kepada Bank Mandiri dengan saldo Rp 337, 7 miliar. Untuk para investor, MKTR menggelar masa penawaran awal pada 17 Oktober hingga 24 Oktober 2022, kemudian tanggal efektif diperkirakan akan diterima perseroan pada tanggal 7 Oktober 2022, masa penawaran umum perdana saham akan digelar pada 28 Oktober 2022 hingga 2 November 2022 dan MKTR direncanakan tercatat di BEI pada 4 November 2022 (Yoga)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023