PENDANAAN KORPORASI : AMBIL MOMENTUM EMISI SURAT UTANG
Sejumlah korporasi mengeksekusi rencana penggalangan dana dengan menerbitkan surat utang baru pada kuartal IV/2022. Momentum itu dipilih sebelum suku bunga naik dengan lebih agresif pada 2023.n Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat penerbitan efek bersifat utang dan sukuk korporasi pada Januari—September 2022 mencapai 102 emisi dengan total penghimpunan dana Rp130,26 triliun. Nilai itu telah melampaui realisasi sepanjang 2021 yang tercatat sebanyak 96 emisi dengan nilai akumulasi Rp104,36 triliun. Tingginya minat korporasi menerbitkan surat utang berlanjut pada Oktober 2022. Pada awal bulan ini, Bursa Efek Indonesia mencatat penerbitan obligasi oleh tiga korporasi. Pertama, Obligasi Berkelanjutan II Sinar Mas Multiartha Tahap III Tahun 2022 yang diterbitkan oleh PT Sinar Mas Multiartha Tbk. (SMMA) senilai Rp1,66 triliun. Kedua, Obligasi I Sejahteraraya Anugrahjaya Tahun 2022 yang diterbitkan oleh PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk. (SRAJ) senilai Rp950 miliar pada 10 Oktober 2022. SRAJ membagikan kupon 9,75% untuk tenor 3 tahun dan 10,5% untuk tenor 5 tahun. Ketiga, PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk. (INKP) menggalang dana Rp3,81 triliun dari penerbitan obligasi dan sukuk. Emiten kertas Grup Sinar Mas itu membanderol kupon obligasi sebesar 6% untuk tenor 370 hari, 9,75% tenor 3 tahun, dan 10,25% tenor 5 tahun.
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023