;

Target Penurunan Emisi Kian Menantang

Target Penurunan
Emisi Kian Menantang

Peningkatan target pengurangan emisi karbon Indonesia dalam dokumen Enhanced National Determined Contribution atau ENDC terbilang agresif dan ambisius. Hal itu menghadirkan tantangan sekaligus menunjukkan optimisme dalam transisi energy menuju lebih bersih. Dikutip dari laman KLHK, dimana KLHK selaku National Focal Point pada Kerangka Kerja PBB untuk Perubahan Iklim (UNFCCC) telah menyampaikan peningkatan ambisi itu lewat ENDC. Secara bertahap, target penurunan emisi gas rumah kaca (GRK) Indonesia akan sejalan dengan target menuju emisi nol bersih (NZE) 2060 atau lebih cepat. Dalam ENDC, salah satu yang dimutakhirkan ialah target penurunan emisi GRK Indonesia pada 2030. Apabila sebelumnya, pada Updated NDC (UNDC), target penurunan emisi 29 % dengan kemampuan sendiri, kini menjadi 31,89 %. Sementara target penurunan dengan dukungan internasional meningkat dari 41 % menjadi 43,20 %.

Sekjen Kementerian ESDM Rida Mulyana pada hari pertama Indonesia Sustainable Energy Week di Jakarta, Senin (10/10) mengatakan, peningkatan target itu menunjukkan optimisme. Konsekuensinya, kerja bersama semakin diperlukan. ”(Dalam mencapai target itu), kami rencanakan lewat pengembangan energi terbarukan yang lebih agresif. Selain itu, juga untuk menangkap peluang ke depan, termasuk dalam early retirement (pengakhiran dini pembangkit listrik tenaga uap batubara) terjadi dalam waktu dekat,” tutur Rida. Rida menambahkan, sejumlah upaya didorong untuk mencapai ENDC, seperti digitalisasi hingga dekarbonisasi di tingkat pembangkit listrik, baik untuk skala kecil yang tersebar di seluruh Indonesia maupun dengan skala yang lebih besar. Misalnya, penggantian diesel dengan gas ataupun dengan energi terbarukan. Penerbitan Perpres No 112Tahun 2022 tentang Percepatan Pengembangan Energi Terbarukan untuk Penyediaan Tenaga Listrik, menjadi salah satu langkah demi tercapainya target.  (Yoga)


Tags :
#Isu Lokal #
Download Aplikasi Labirin :